Tips Membeli Mesin Pompa Kolam Renang. Mesin pompa kolam renang merupakan jenis pompa air yang digunakan untuk mensirkilasi air dalam kolam renang. Pompa air kolam ini berfungsi untuk menjaga air kolam agar tidak kotor, berlumut, berbau serta dipenuhi banyak bakeri atau jamur.
Jika anda ingin membangun kolam renang dan belum memiliki pompa kolam. Berikut ini tips membeli mesin pompa kolam renang yg perlu Anda perhatikan.
Pilihlah Pompa Khusus Kolam Renang

Awas jangan sampai salah memilih pompa kolam yaitu dengan menggunakan atau membeli pompa biasa. Karena mesin pompa kolam renang memiliki desain khusus dan memiliki strainer basket. Mesin pompa kolam renang memiliki keranjang disaluran input air, keranjang ini berfungsi untuk menyaring kotoran dengan ukuran cukup besar yang lolos dari skimmer.
Ketahui Volume Air Kolam Renang
Langkah selanjutnya sebelum membeli pompa kolam renang yaitu dengan mengetahui volume air yang dibutuhkan. Berikut ini rumus yang perlu Anda ketahui :
Volume = Panjang x Lebar x Tinggi (tinggi air bukan kolam).
Jika kolam yang ingin anda bangun berbentuk lingkaran sempurna, Anda bisa menggunakan rumus volume tabung. Tapi untuk kolam renang yang artistik dengan desain rumit,bisa menghitung sisi panjang juga lebar kolam berdasarkan tarik garis lurus dan menguranginya dengan perkiraan ruang kosong. Berdasarkan volume air inilah nanti akan digunakan untuk membeli mesin pompa kolam renang yang sesuai.
Ketahui Kebutuhan Kapasitas Kolam Renang
Sebelum anda memilih mesin pompa air kolam renang, sebaiknya anda mengetahui flow rate atau kapasitas yang dibutuhkan untuk mengalirkan air pada periode waktu tertentu. Caranya dengan melihat spesifikasi pompa, contoh jika tertulis flow rate 20m3/jam, ini artinya dalam periode waktu 1 jam mesin pompa mampu mengalirkan (in-out) mengisi dan menyaring air sebanyak 20 kubik. Jika dari hasil perhitungan volume air kolam renang anda adalah 120m3, maka anda dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengalirkan volume air di kolam renang anda jika menggunakan pompa dengan flow rate 20m3/jam.
Rumusnya : Volume air kolam renang / flow rate = waktu yang dibutuhkan.
( 120m3 / 20m3 = 6 jam ).
Artinya pompa dengan kemampuan flow rate 20m3/jam tersebut membutuhkan waktu 6 jam untuk mensirkulasikan volume air 120m3 dikolam renang anda. Jika terasa terlalu lama maka pilihlah pompa dengan flow rate lebih tinggi. Yang perlu Anda ketahui, flow rate yang tertulis pada spesifikasi pompa adalah kemampuan pompa mengalirkan air pada jalur tanpa hambatan.
Ketahui Kurva Pada Pompa
Sebagai petunjuk untuk anda dalam memilih pompa kolam renang, diantaranya juga dengan mengetahui Curve of the Pump, kurva / diagram pompa ini umumnya didasari dua sumbu vertikal dan horizontal (x dan y), dengan menunjuk perbandingan antara headdengan flow rate. Head adalah daya dorong pompa, berbeda dengan presure atau daya tekan, serupa tapi tak sama. Sebagai ilustrasi, mari kita analogikan antara satuan inchi dengan cm ( 1 = 2.54 ), begitu juga dalam hal ini 1 m head = 2.31 psi.
Dengan Head yang tinggi maka flow rate akan semakin kecil, sebaliknya jika semakin besar flow rate maka Head akan semakin rendah. Semakin banyak hambatan sirkulasi air, maka semakin rendah kecepatan aliran air. Head berbanding terbalik dengan flow rate.
Baca juga : 6 Penyebab Mesin Pompa Rusak Tidak Keluar Air
Jadi ternyata disini Head bertolak belakang dengan Pressure. Tapi keduanya memiliki intensitas kekuatan yang sama. Head dilihat dari kekuatan mendorongnya sementara pressure dilihat dari kekuatan tekanannya. 1 m head sama dengan 2.31 psi atau 2.31 psi sama dengan 1m head. Jadi, berapa kekuatan pompa dengan 10 meter head ? 23.1 psi.
Lalu jika Anda berminat untuk membeli produk mesin pompa kolam renang, anda bisa melihatnya disini : mesin pompa kolam renang murah. Jika anda kesulitan dan butuh informasi lebih lanjut, bisa menghubungi tim kami melalui whatsapp di 0812-9036-4424 atau line telpon di 021-73887603.


